Tiongkok di Tuduh Atas Terjadinya Serangan Siber di Parlemen Norwegia

Tiongkok di Tuduh Atas Terjadinya Serangan Siber di Parlemen Norwegia

Tiongkok di Tuduh Atas Terjadinya Serangan Siber di Parlemen Norwegia

Pemerintah Norwegia menuding bahwa Tiongkok berada di balik serangan siber terhadap parlemennya terhadap Maret lalu. Tuduhan ini sehabis ada Info dari intelijen yang menyebutkan sistem email dalam parlemennya di retas oleh group hacker asal Tiongkok.

Di lansir dari laman doelgercenter.com, pada 2020 lalu, Parlemen Norwegia di ketahui mendapat serangan siber dan telah menuding bahwa Rusia menjadi dalang dari serangan dan juga perlu bertanggung jawab atas persoalan itu.

1. Norwegia sebut menyebut Tiongkok di balik serangan siber di bulan Maret

Di kutip dari laman apk idn poker, Menteri Luar Negeri Norwegia Ine Eriksen Soereide pada Senin kemarin menyebutkan bahwa peretas Tiongkok berada di balik serangan siber di negaranya. Tuduhan ini setelah terdapatnya infomasi yang di dapat dari pihak intelijen Norwegia yang menyebut serangan proses email pada 10 Maret lantas berasal dari lebih kurang Tiongkok.

Di kutip dari Reuters, menurut keterangan dari Ine Eriksen Soereide mengatakan bahwa, “Serangan siber yang terjadi di bulan Maret lalu telah mengganggu sistem email dari institusi demokratik paling penting di Norwegia. Kami akan beraksi cepat dalam menangani sejumlah intrusi ini agar tidak kembali terjadi.”

2. Menlu Norwegia panggil Dubes Tiongkok terkait kasus ini

Menanggapi kasus ini Menlu Eriksen Soereide terhadap Senin (19/07/2021) mengambil keputusan untuk memanggil Dubes Tiongkok untuk Norwegia. Nantinya ke dua belah pihak bakal berdiskusi mengenai kasus ini dan berharap Beijing mampu mengatasi kasus ini lebih serius dan menahan kasus ini terulang kembali, di kutip dari RT.

Sementara itu, Kedubes Tiongkok di Norwegia terhitung meminta bukti atas klaim dari Pemerintah Norwegia kepadanya. Pihak kedubes Tiongkok berkata, “Kami bersedia untuk berkooperasi bersama seluruh pihak, tetapi berdasarkan dari fakta dan bukti nyata untuk bersama melawan kesibukan ilegal dalam lingkup siber. Pada pas yang sama, kami menentang tuduhan tanpa basic kepada Tiongkok dan mempolitisi isu ini.”

Pihak Kedubes Tiongkok terhitung mempertanyakan dan menganggap aksi terkoordinis bersama negara-negara Barat. Merupakan wujud manupulasi politik yang penuh kecurangan, di lansir dari laman Reuters.

3. Negara-negara Barat menuding Tiongkok di balik serangan pada Microsoft

Di laporkan dari RT, tudingan Menlu Eriksen Soereide ini bersamaan dengan tuduhan Amerika Serikat, Inggris, Kanada. Dan Uni Eropa terhadap serangan siber asal Tiongkok kepada perusahaan Microsoft. Bahkan temuan dari intelijen Norwegia juga di benarkan oleh negara-negara Barat sekutu Norwegia dan Uni Eropa.

Pada bulan Maret lalu, Microsoft mengumumkan bahwa serangan siber berdampak pada puluhan ribu komputer di seluruh dunia. Perusahaan teknologi tersebut menilai serangan tersebut di sponsori oleh pemerintah negara dan beroperasi dari Tiongkok.

Meskipun begitu, Pemerintah Tiongkok belum menanggapi tuduhan tersebut tapi telah menolak terlibat dalam serangan yang di klaim Microsoft. Insiden ini juga berdampak pada hubungan Oslo dan Beijing yang kian memanas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *