Kategori
Uncategorized

Beberapa Kelebihan Memiliki Pasangan yang Lebih Tua Dari Kamu

Beberapa Kelebihan Memiliki Pasangan yang Lebih Tua Dari Kamu

Jodoh masing-masing individu tidak ada yang bisa menebaknya dengan pasti. Kadang ketemunya dengan pasangan yang seusia degan kita, atau bisa juga yang rentang usianya terpaut cukup jauh.

Kamu tidak perlu merasa minder jika suatu saat mendapat pasangan yang lebih tua. Dia tetap bisa membuat hidupmu jadi lebih bahagia, kok! Karena ada berbagai keuntungan dari menjalin hubungan dengan pasangan yang usianya berbeda jauh. Apa saja? Di lansir dari laman doelgercenter.com, berikut ini pembahasannya.

1. Kamu bisa menjalani hubungan yang lebih dewasa

Di kutip dari laman Daftar IDN Poker, meskipun usia seseorang sudah matang belum tentu menjamin perangainya juga akan ikut dewasa. Tapi tidak bisa di pungkiri, usia memanglah berpengaruh cukup besar terhadap tingkat kematangan emosional seseorang. Karena semakin tua usia seseorang, umumnya pengalaman pun akan semakin banyak.

Dan pengalaman yang cukup luas ini, turut memengaruhi bagaimana dia menjalani hubungan ke depannya. Hubungan yang kalian jalani tidak lagi mirip dengan apa yang pada umumnya di lakukan oleh pasangan remaja yang masih labil. Sebagai contoh, dia tidak akan banyak menuntutmu untuk selalu melaporkan aktivitasmu, karena sudah sangat paham bahwa berpasangan, tidak berarti saling mengekang.

2. Menjalani hubungan dengannya jadi bisa lebih tenang

Walaupun kalian tetap mengalami berselisih paham atau pertengkaran, tapi hal itu jarang terjadi. Usianya yang berada di atasmu, membuatnya lebih mampu untuk mengendalikan diri, gak labil!

Hal ini sangat membantu ketika kalian menghadapi konflik. Alih-alih saling bertarung ego masing-masing, dirinya mampu mengajakmu untuk sama-sama berpikir dengan jernih, dan mengupayakan agar hubungan tetap terjalin harmonis meski di timpa masalah. Menjalin hubungan dengannya jadi terasa lebih tenang. Jauh dari drama yang tak perlu.

3. Dia lebih bisa memahamimu dengan baik

Telah terbiasa menghadapi berbagai situasi, mau tak mau membentuk kematangan dalam dirinya. Tanpa perlu kamu ungkapkan secara gamblang pun, sering kali dia sudah tahu dan mengerti apa yang kamu inginkan dan butuhkan.

Karakter inilah yang membuatmu jadi merasa bersyukur telah berpasangan dengannya. Karena dia begitu pengertian terhadap apa yang kamu rasakan, dan tak memaksakan kehendaknya.

4. Pengalaman hidupnya yang lebih kaya, membuatnya mampu jadi pembimbing yang baik

Pengalaman hidupnya yang jauh lebih banyak darimu, membuatnya gak cuma jadi kekasih yang baik, tapi juga mampu membimbingmu dalam bersikap. Dia mengajarkanmu makna kesabaran, keuletan, pantang menyerah, dan hal positif lainnya.

Tanpa di paksa, kehadirannya membuatmu termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Ternyata inilah yang di maksud cinta yang sehat, bisa membuat kehidupan seseorang jadi berkembang.

5. Usianya yang lebih matang, membuatnya memandang komitmen dengan serius

Kematangan usianya, membuat cara pandangnya terhadap komitmen sangatlah serius. Seberat apa pun masalah yang kalian hadapi bersama, tak membuatnya gampang berucap kata pisah. Apalagi sampai mendua. Baginya, itu bukanlah ciri pribadi yang dewasa.

Cara pandangnya itulah yang membuatmu jadi lebih tenteram menjalin asmara dengannya. Terkadang dirimu yang masih kekanak-kanakan, akhirnya jadi tersadarkan dengan kedewasaan sikapnya. Memandang hubungan yang kalian saat ini jalani, bukanlah perkara having fun semata.

Nah, sekarang jadi tahu, ya apa saja sisi positif dari menjalin hubungan dengan pasangan yang lebih tua. Gak perlu merasa rendah diri saat di sandingkan dengan teman-temanmu yang punya pasangan seusia. Karena tiap orang bisa mendapatkan kebahagiaannya sendiri-sendiri, kok!

Kategori
Uncategorized

4 Ciri Dia Gak Nyaman dengan Kamu tapi Sungkan untuk Terus Terang

4 Ciri Dia Gak Nyaman dengan Kamu tapi Sungkan untuk Terus Terang

Gak ada yang salah, ketika kamu berusaha beramah tamah pada semua orang di sekitarmu. Hanya saja, gak semua orang bisa dengan leluasa menerima akan kehadiran orang baru. Apalagi jika sikapmu itu ada yang tak sesuai dengan karakternya.

Oleh karena itu, kamu harus jadi orang yang lebih peka dengan keadaan sekitar. Supaya gak terus ngoyo untuk mengajak dia berteman dekat, padahal dia sebenarnya gak nyaman dengan kamu. Hanya saja, dia sungkan untuk ngomong jujur karena khawatir di bilang gak sopan. Di lansir dari doelgercenter.com, yuk perhatikan tanda kalau seseorang itu gak nyaman dengan kamu!

1. Pura-pura tak melihatmu

Di kutip dari laman Login IDN Poker, salah satu bahasa tubuh yang paling mudah di baca untuk tahu seseorang itu suka atau nggak dengan kamu, adalah lewat kontak mata. Bila sebelumnya kamu tahu benar kalau dia sudah melihatmu, tapi kemudian berpaling atau malah sibuk dengan HP-nya, bisa jadi pertanda kalau dia memang gak berniat membuka percakapan.

Apalagi saat kamu mendekati, dia pura-pura terkejut. Itu dia lakukan karena gak enak ngomong langsung kalau dia sedang tak ingin ngobrol denganmu. Kalau sudah seperti itu, gak perlu memaksakan untuk bersikap ramah padanya. Nanti kamu sendiri yang bakal kecewa.

2. Sering mengabaikan pesan yang kamu kirimkan

Lewat fitur chat pun bisa ketahuan, apakah teman kamu itu memang berniat untuk jadi sahabat dekat, atau sebenarnya lebih memilih cukup kenal saja denganmu, tanpa bermaksud lebih jauh. Jika memang dia klop sama kamu, pastinya bakal senang saat kamu mengiriminya pesan. Pesan kamu bakal di balas dengan segera, dan komunikasi pun berjalan dengan asyik.

Lain halnya kalau si dia itu gak sreg. Sudah di balasnya lama, sekalinya di balas pun singkat banget. Kamu jangan malah maksa untuk terus mengiriminya pesan. Justru bikin dia makin sebal. “Kok, gak ada pekanya sama sekali, nih orang,” gumamnya dalam hati.

3. Basa-basimu gak di tanggapi

Basa-basi ini menjadi hal umum yang di lakukan saat berinteraksi sosial. Orang yang gak ada masalah denganmu, akan menanggapinya dengan sopan.

Tapi, kalau dia memang sudah merasa gak nyaman dengan kehadiranmu, bahkan basa-basimu pun di tanggapi dengan dingin. Meski dia gak langsung terus terang bilang kalau kehadiranmu sudah mengganggunya, tapi harusnya, sih kamu sudah bisa membaca bahasa tubuhnya.

4. Pertanyaanmu yang bersifat pribadi di cuekin

Terkadang sudah dekat saja, kita masih canggung untuk bertanya perkara hal pribadi. Apalagi kalau kamu memang baru kenal dengannya, dan reaksinya selama ini gak begitu hangat.

Bukannya malah di jawab, pertanyaanmu itu malah di anggap mengganggu privasi. Karena di matanya, kamu itu cuma kenalan saja, gak sampai tahap pertemanan. Jadi wajar, kalau pertanyaanmu itu malah di cuekin.

Kategori
Uncategorized

Empat Tipe Pasangan Toksik Berikut Ini Wajib Kamu Hindari Biar Masa Depan Kamu Tidak Rusak

Empat Tipe Pasangan Toksik Berikut Ini Wajib Kamu Hindari Biar Masa Depan Kamu Tidak Rusak

Setelah menjalin hubungan yang lama, tentunya kamu akan berpikir mengenai masa depan bersamanya. Bisa menghabiskan sisa hidup bersama dengan orang yang kamu cinta, tentunya menyenangkan.

Sayangnya, bila yang terjadi justru kamu salah memilih pasangan, bukan senang yang kamu terima, yang ada masa depanmu jadi rusak. Karena bayangan rumah tangga yang bahagia, buyar sudah di sebabkan sikap pasanganmu yang toksik.

Di lansir dari laman doelgercenter.com untuk mencegahnya, ada beberapa tipe pasangan toksik yang wajib kamu hindari sejak sekarang. Ingat, jangan sampai menyesal kemudian!

1. Pasangan seorang pecandu

Di kutip dari laman Login IDN Poker, tipe pertama yang sebaiknya kamu hindari untuk di jadikan pasangan, adalah pecandu. Mulai dari pecandu narkoba, minuman keras, judi, belanja, hingga seorang pecandu cinta. Karena kalau sudah jadi pecandu, sulit berpikir lagi dengan logika. Termasuk saat dia sudah kecanduan cinta. Tipe seperti ini, akan sering menyakitimu tanpa rasa bersalah, karena dia beranggapan semua itu di lakukan demi cinta. Mengerikan, bukan?

2. Tipe pasangan narsis

Kita memang wajib mencintai diri sendiri. Dengan lebih mengenali dan mau menerima diri sendiri, maka kamu pun jadi lebih mudah dan tepat saat mencintai orang lain.

Hanya saja, jangan sampai narsis. Karena tipe yang narsis, akan sulit menerima kalau ada orang lain lebih baik darinya, termasuk pasangannya sendiri. Orang yang bertipe narsis, cenderung egois, gak bisa di kritik, selalu merasa paling segalanya, hingga sulit berempati. Yakin, kamu mau menghabiskan sisa hidup dengan orang seperti ini?

3. Tipe yang kekanak-kanakan

Setiap orang memang punya sisi kanak-kanak dalam dirinya. Tapi, bukan berarti kekanak-kanakan. Bersikap kekanak-kanakan, padahal umur sudah gak lagi muda, adalah ciri orang yang tidak dewasa secara mental.

Berpasangan dengan orang seperti ini, membuatmu rentan sakit hati. Saat ada masalah, bukannya di selesaikan malah menghindari. Saat ada perbedaan pendapat, bukannya di sikapi dengan bijak, malah emosinya meledak-ledak. Gimana rumah tangga mau harmonis, kalau tingkahnya begitu.

4. Tipe pasangan yang kelewat dingin

Gak semua orang bisa nyaman untuk mengungkapkan perasaannya. Ada pula orang yang cuek dan sikapnya dingin. Namun, kalau dinginnya udah kelewatan, gak keren lagi di lihatnya. Yang ada, malah bikin sebal.

Kamu sudah berusaha menciptakan momen bertemu yang romantis, reaksinya biasa saja. Kamu rela cuti kerja demi menemaninya yang sedang mengalami masa sulit, dianya malah menjauh dan tak bercerita sama sekali. Kalau kamu gak mengirim pesan duluan, bisa sampai berminggu-minggu dia gak memberi kabar. Apa gak kesal dan sebal?

Kategori
Uncategorized

Tanda Kamu Menjalin Cinta pada Pria Tak Layak, Jangan Di Abaikan!

Tanda Kamu Menjalin Cinta pada Pria Tak Layak, Jangan Di Abaikan!

Meski kamu cinta pada pria pilihanmu, tapi jangan abaikan sikap buruknya. Karena kalau kamu menutup mata begitu saja, bisa jadi bahan penyesalan di kemudian hari karena telah salah pilih pasangan sehidup semati.

Karena itu, di lansir dari laman doelgercenter.com perhatikan baik-baik apakah pria yang saat ini sedang kamu cinta, apakah memang jadi pasangan yang layak, atau malah menunjukkan sikap buruk berikut ini, pertanda kalau dia bukanlah pasangan yang tepat!

1. Kamu tak di jadikan bagian penting dalam hidupnya

Di kutip dari Daftar Akun Club388, perasaan cinta yang hanya berat sebelah, lama-lama akan membuatmu lelah. Dan itulah yang akan kamu dapat, kalau mengabaikan begitu saja pertanda bahwa dia tak menjadikanmu bagian penting dalam hidupnya.

Saat ulang tahunmu, dia abai saja. Saat kamu sedih, dia tak kelihatan batang hidungnya. Ketika kamu senang atau berprestasi, reaksinya biasa-biasa saja. Yakin, kamu bakal tahan hidup bersama pria seperti ini, yang cuma mementingkan dirinya sendiri?

2. Tak mau membuka diri

Gak semua orang bisa dengan bebas mengungkapkan apa yang di rasakannya. Namun jika di biarkan, sikap tertutup ini akan jadi ganjalan besar dalam hubungan. Karena komunikasi yang berjalan antara kamu dan dia jadi stagnan. Kamu selalu di sibukkan dengan menebak isi pikiran dan perasaannya.

Setidaknya perhatikan, apakah dia ada usaha untuk memperbaiki masalah komunikasinya ini. Jika memang dia kukuh mempertahankan sikapnya itu, dan gak mau lebih terbuka, maka dia bukanlah pasangan yang layak untukmu. Tanpa sadar, dia telah menciptakan pembatas, sehingga kamu gak bisa mengenal dia lebih dalam, akibat sikap tertutupnya itu.

3. Tak memiliki arah yang jelas terkait hidupnya

Kamu bakal banyak menelan pil kecewa kalau tetap bertahan di hubungan dengan pria yang gak jelas maunya apa dalam hidupnya. Hidup yang tak terarah seperti itu, membuat dia gampang jadi korban lingkungan sekitarnya. Tak ada usaha gigih untuk mengemban tanggung jawab terhadap dirinya sendiri.

Kalau mengurus dirinya sendiri saja masih belum benar, bagaimana dia bisa kamu harapkan mampu menjadi imam keluarga yang kelak punya peran dan tanggung jawab besar terhadap kamu dan anak-anak kalian nanti?

Kategori
Uncategorized

5 Pertimbangan Orangtua Kenapa Tak Mengizinkan Anaknya Nikah Muda

5 Pertimbangan Orangtua Kenapa Tak Mengizinkan Anaknya Nikah Muda

Belakangan ini ‘nikah muda’ menjadi tren di kalangan pasangan muda, bahkan tak sedikit yang menjadikan nikah muda sebagai cita-citanya dalam menjalin hubungan. Menikah muda sebenarnya tidak apa-apa asal di lakukan dengan niat baik, akan tetapi yang namanya pernikahan pastinya memerlukan kesiapan dan harus di pertimbangkan sebaik mungkin, apalagi jika mau nikah muda.

Makanya orangtua pun juga tidak bisa sembarangan mengizinkan anaknya nikah muda, dan jika tidak mengizinkan mungkin lima hal di lansir dari doelgercenter.com, berikut ini alasan yang menjadi pertimbangan orangtua sehingga tidak merestui anaknya nikah muda.

1. Belum benar-benar mapan dan serius kerjanya

Di kutip dari Daftar Akun Club388, jika dirimu belum memiliki karier yang menjamin kemapananmu dan dalam bekerja pun belum benar-benar serius dan tekun, maka hal itulah yang mungkin menjadi penyebab kenapa orangtua tidak mengizinkanmu untuk menikah muda.

Karena kalau di lihat dari umur saja, kamu sebenarnya masih memiliki banyak waktu untuk mengembangkan karier, kan. Jadi gak salah juga kalau orangtua ingin kamu mapan dulu dalam karier daripada buru-buru nikah muda.

2. Pendidikan yang di tempuh belum selesai

Misalnya, kamu masih kuliah atau menempuh pendidikan hingga jenjang tertentu. Kalau di pikirkan secara logis, memang ada baiknya untuk menyelesaikan terlebih dahulu pendidikanmu baru menikah. Sebab pernikahan adalah jenjang kehidupan baru yang lebih baik di lakukan ketika keadaan sudah lapang dan siap, bukan?

3. Mental sang anak belum siap untuk bertanggung jawab dan berkomitmen

Meskipun tidak ikut campur dengan semua urusanmu tapi jangan kira kalau orangtua tidak memperhatikan kesiapan diri dan mentalmu untuk menghadapi pernikahan. Apalagi jika kamu masih manja dan bergantung pada mereka, tentu saja ia tak akan mengizinkanmu nikah muda.

4. Bukan waktu yang tepat untuk menggelar pernikahan

Maksudnya belum waktu yang tepat itu seperti apa? Misalnya, keadaan finansial keluarga sedang sangat terpuruk atau bangkrut, ada anggota keluarga yang sakit keras, atau baru saja berkabung sehingga tidak mungkin menggelar pernikahan. Selain bukan waktu yang tepat, rasanya juga tidak etis kalau menggelar suatu acara sakral ketika keadaan sedang tidak baik-baik saja, kan.

5. Belum begitu mengenal pribadinya dan bagaimana keluarganya

Jika kamu ingin menikah dengan seseorang yang baru di kenal, bahkan belum benar-benar mengenal bagaimana pribadinya serta bagaimana keluarganya. Maka bisa jadi hal itu juga membuat orangtuamu merasa berat untuk mengizinkanmu nikah muda.

Karena nikah itu bukan hubungan yang sembarangan dan riskan sekali rasanya jika anaknya bersama dengan orang yang belum begitu di kenal, bahkan semua orangtua mungkin akan berpendapat yang sama.

Tak ada orangtua yang tidak menginginkan anaknya menikah, namun meskipun begitu bukan berarti orangtua malah sembarangan memberi izin pada anaknya untuk nikah muda. Dan jika tidak di izinkan bisa jadi lima hal inilah yang jadi pertimbangan orangtuamu, semuanya demi kebaikanmu, kok!