Kini Tambah Jadi 1.138 Orang Pasien COVID-19 Isoman di Asrama Haji

Kini Tambah Jadi 1.138 Orang Pasien COVID-19 Isoman di Asrama Haji

Kini Tambah Jadi 1.138 Orang Pasien COVID-19 Isoman di Asrama Haji

Jumlah persoalan COVID-19 terus meningkat di Indonesia. Sejumlah area juga telah di jadikan lokasi isolasi bagi pasien COVID-19.

Di lansir dari laman doelgercenter.com, Kementerian Agama (Kemenag) juga kini menjadikan asrama haji yang ada di sejumlah lokasi sebagai area isolasi. Per Rabu, 7 Juli 2021, tercatat ada 1.138 pasien COVID yang berada di asrama haji.

“Sampai Rabu, 7 Juli 2021, jumlah yang isolasi di asrama haji sebanyak 1.138,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Khoirizi H Dasir.

1. Asrama Haji Sukolilo Surabaya paling banyak di isi pasien COVID

Di kutip dari laman download idn poker versi terbaru, Khoirizi mengatakan, yang paling banyak di isi pasien adalah Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur. Tercatat, tersedia 542 pasien di Asrama Haji Sukolilo.

“Pasien hari ini ada 542 di Surabaya,” ucapnya.

2. Daftar asrama haji yang sudah di isi pasien COVID untuk isolasi

Khairizi mengatakan, ada asrama haji lainnya yang juga di gunakan sebagai tempat isolasi. Berikut daftarnya:
– Asrama Haji Pondok Gede: 44 pasien
– Asrama Haji Balikpapan: 209 pasien
– A. Haji Lombok: 31 pasien
– A. Haji Gorontalo: 61 pasien
– A. Haji Yogyakarta: 66 pasien
– A. Haji Semarang: 75 pasien
– Asrama Haji Ambon: 110 pasien

3. Delapan gedung Asrama Haji Pondok Gede di sulap jadi tempat rawat pasien COVID-19

Selain itu, Kemenag termasuk mempersiapkan delapan gedung di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, sebagai daerah perawatan pasien COVID-19. Sekjen Kemenag, Nizar Ali, menjelaskan penyediaan asrama haji jadi daerah perawatan sebagai bentuk bantuan penanganan COVID-19.

“Pemerintah akan memaksimalkan Asrama Haji Pondok Gede untuk ikut membantu penanganan pasien COVID-19. Ke depan, Asrama Haji Pondok Gede akan di optimalkan sebagai tempat perawatan pasien COVID-19,” ujar Nizar Ali, Senin (5/7/2021).

“Sebelumnya, satu gedung di Asrama Haji Pondok Gede juga sudah di manfaatkan untuk perawatan pasien COVID-19 dengan gejala sedang dan berat,” ucapnya.

Nizar menerangkan, ada enam gedung yang di gunakan untuk merawat pasien COVID-19. Lima gedung masih kosong dan satu gedung yang sebelumnya sudah di isi pasien yakni Gedung Arafah.

Sementara, lima gedung yang masih kosong untuk merawat pasien COVID-19 yakni A, B, C, H, dan D5. Selain itu, ada dua gedung yakni D3 dan D4 yang akan di gunakan sebagai akomodasi tenaga kesehatan.

“Kita juga siapkan dua gedung untuk akomodasi tenaga kesehatan. Jadi total ada delapan gedung yang akan di gunakan di Asrama Haji Pondok Gede untuk penanganan COVID-19,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *