Freddy Guevara di Tahan atas Dugaan Ikut serta dalam tindakan Terorisme

Freddy Guevara di Tahan atas Dugaan Ikut serta dalam tindakan Terorisme

Freddy Guevara di Tahan atas Dugaan Ikut serta dalam tindakan Terorisme

Pemerintah Venezuela menentukan untuk lakukan penahanan kepada seorang petinggi oposisi benama Freddy Guevara. Seseorang yang dekat bersama dengan Juan Guaido berikut di tangkap sesudah di anggap terlibat di dalam aksi terorisme dan lakukan pengkhianatan.

Di lansir dari laman doelgercenter.com, sebelum di tangkapnya Freddy Guevara, pada awal Juli ini, Pemerintah Venezuela termasuk telah mencegah tiga orang aktivis HAM FundaRedes yang di anggap memiliki kaitan bersama dengan kelompok teroris asal Kolombia.

1. Freddy Guevara di duga terlibat aksi terorisme dan pengkhianatan

Di kutip dari laman download idn poker versi terbaru, pada hari Senin kemarin Kantor Kejaksaan Venezuela sudah menahan petinggi oposisi Freddy Guevara yang merupakan sekutu dekat berasal dari Juan Guaido. Bahkan Guevara di tangkap oleh sejumlah tim berasal dari intelijen berasal dari dalam mobil saat berkendara di sebuah jalur raya di Kota Caracas.

Pemerintah sayap kiri menyebut kecuali selama ini Guevara di duga mempunyai jalinan dengan group ekstremis asal Kolombia yang menebar teror di Venezuela. Bahkan ia terhitung di duga jalankan tindakan pengkhianatan kepada Venezuela lantaran di sebut mempunyai jalinan dengan Pemerintah Kolombia, di kutip dari laman BBC.

2. Polisi melakukan pengepungan di rumah Juan Guaido

Di laporkan dari DW, selain insiden penangkapan politisi oposisi Venezuela Freddy Guevara, sejumlah pasukan bersenjata juga di ketahui mengepung rumah Juan Guaido pada Senin (11/07/2021). Menurut keterangan dari istri Juan Guaido, Fabiana Rosales mengatakan bahwa pasukan sudah di terjunkan ke sekitar apartemennya.

Rosales mengatakan bahwa pasukan bersenjata khusus (FAES) telah masuk ke gedung parkir untuk menahan Guaido agar tidak keluar dari kediamannya yang kemungkinan untuk membantu Freddy Guevara. Namun Guaido berkata bahwa, “Penekanan dan ancaman terus menerus ini tidak akan menghentikan saya.”

3. Penangkapan di lakukan menjelang negosiasi antara Maduro dan Guaido

Insiden penangkapan Guevara dan intimidasi terhadap Guaido ini terjadi sebelum berlangsungnya negosiasi di Meksiko. Di mana Norwegia akan berperan sebagai moderator. Negosiasi antara Juan Guaido dengan Nicolas Maduro tersebut di upayakan untuk memberikan jalan keluar. Atas krisis politik dan ekonomi di Venezuela selama beberapa tahun ini.

Menanggapi aksi penekanan terhadap oposisi di Venezuela, pihak Amerika Serikat yang mendukung oposisi mengklaim Nicolas Maduro sebagai seorang diktator. Sekretaris Luar Negeri AS untuk Benua Amerika, Julie Chung juga mengutuk aksi ini. Dan berkata, “Kami mengecam penahanan anggota parlemen Freddy Guevara dan ancaman terhadap presiden sementara Juan Guaido di Venezuela.”

Amerika Serikat juga terus menyerukan komunitas internasional untuk bergabung dalam melawan aksi ini. Dan mendesak Pemerintah Venezuela untuk membebaskan seluruh tahanan politik. Selama ini Maduro yang mendapat dukungan dari militer menuding Guaido sebagai boneka AS. Dan menuduhnya berkonspirasi bila akan melengserkannya dalam kudeta, di laporkan dari laman Reuters.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *