Kategori
Bahan kimia news Uncategorized

8 Macam Zat Tambahan Pada Makanan Cepat Saji

zat aditf makanan - 8 Macam Zat Tambahan Pada Makanan Cepat Saji
http://doelgercenter.com/

8 Macam Zat Tambahan Pada Makanan Cepat Saji,Makanan kemasan dan hidangan cepat saji biasanya mengandalkan berbagai zat tambahan untuk meningkatkan cita rasa serta kualitas tampilannya, sekaligus juga memperpanjang masa simpan di toko. Meski begitu, berbagai zat aditif ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan jika dikonsumsi berlebihan. Berikut berbagai zat aditif pada makanan yang paling umum digunakan, beserta risiko yang mungkin ditimbulkannya.

Apa saja zat aditif pada makanan yang paling umum, dan apa efeknya untuk kesehatan?
1. MSG

MSG (monosodium glutamat) alias mecin adalah zat aditif yang digunakan sebagai penyedap rasa makanan. Tidak hanya terbatas pada makanan kemasan dan cepat saji, masakan rumahan pun sering juga ditambahkan mecin agar rasanya makin lezat.

Efek MSG terhadap kesehatan sampai saat ini masih jadi topik perdebatan hangat. Beberapa pakar berpendapat mecin bisa menyebabkan masalah pada saraf dan kerja otak sehingga bikin Anda jadi “lemot“. Kebanyakan makan mecin juga diduga kuat menjadi penyebab Anda sering sakit kepala dan mal-mual, sebagai gejala Chinese Restaurant Syndrome. Sementara itu, sejumla penelitian lain tidak menemukan kaitan khusus antara konsumsi MSG dengan masalah kesehatan.

Terlepas dari kontroversi seputar bahaya MSG, FDA sudah menyatakan MSG zat tambahan makanan yang aman digunakan. Keputusan FDA ini disepakati pula oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO), Food and Agriculture Organization (FAO), serta Kementerian Kesehatan RI.

2. Pewarna buatan

http://doelgercenter.com/

Pewarna buatan adalah zat aditif pada makanan yang dipakai untuk mempercantik penampilan. Makanan yang berwarna cerah dan segar akan menarik minat orang-orang untuk membeli. Namun, tidak semua pewarna makanan aman dgunakan. Beberapa penelitian menunjukkan pewarna buatan dapat meningkatkan kecenderungan alergi anak dan hiperaktivitas pada anak dengan ADHD.

Tidak hanya itu. Beberapa pewarna makanan buatan dduga kuat dapat memicu kanker, misalnya biru berlian (Blue 1), allura red alias Red 40, dan pewarna karamel.

Merah 3, atau dkenal sebagai eritorisin, terbukti dapat meningkatkan risiko tumor tiroid. Meski baru sebatas penelitian pada hewan, peneliti yakin bahwa efeknya kemungkinan besar sama jika dkonsumsi oleh manusia.

Ada baiknya untuk memilih makanan tanpa pewarna buatan, atau gunakan perwarna dari bahan-bahan alami (seperti daun suji untuk warna hijau) untuk menghindari risiko kemunculan penyakit.

3. Natrium nitrit

IDN POKER APK

Natrium nitrit merupakan zat pengawet dalam daging olahan yang dgunakan untuk mencegah pertumbuhan bakteri. Selain itu, zat adtif pada makanan ini juga menambah rasa asin dan membuat daging kalengan terlihat pink kemerahan seperti daging segar.

Sayangnya jika terkena suhu panas yang cukup tinggi, zat ini dapat berubah bentuk menjad nitrosamin. Nitrosamin dkenal sebagai zat penyebab kanker usus besar, kanker payudara, kanker kandung kemih, dan juga kanker perut. Untuk itu, usahakan untuk memakan dan memproses daging segar sendri untuk menurunkan risiko penyakit kanker.

4. Sirup jagung tinggi fruktosa

IDN POKER APK

Sirup jagung fruktosa merupakan pemanis buatan yang sering dtemukan dalam soda, jus, permen, sereal, dan berbagai makanan ringan. Sebuah penelitian membuktikan bahan ini dapat meningkatkan risiko obesitas dan dabetes jika sering dkonsumsi dalam porsi berlebihan.

Selain itu, zat yang satu ini juga dapat memicu peradangan dalam sel yang bisa mengakibatkan berbagai penyakit serius seperti penyakit jantung dan kanker. Penelitian juga membuktikan pemanis ini tidak mengandung vitamin dan mineral yang dbutuhkan tubuh.

Sebagai gantinya, pilih makanan dan minuman tanpa gula buatan tambahan. Anda bisa menambahkan madu murni sebagai pengganti gula yang lebih sehat.

5. Pemanis buatan

shutterstock 460861249 300x200 - 8 Macam Zat Tambahan Pada Makanan Cepat Saji

Pemanis buatan seperti aspartam, sakarin, dan lainnya banyak dgunakan dalam makanan dan minuman manis rendah kalori.

Penelitian membuktikan bahwa pemanis buatan dapat membantu menurunkan berat badan dan membantu mengelola kadar gula darah d dalam tubuh. Meski lazim dgunakan sebagai pengganti gula pasir yang lebih sehat, konsumsi pemanis buatan yang berlebihan juga belum tentu baik untuk kesehatan.

Untuk menghindari risiko masalah, para ahli menganjurkan pemanis buatan dkonsumsi tetap sewajarnya saja.

6. Natrium benzoat

minuman bersoda - 8 Macam Zat Tambahan Pada Makanan Cepat Saji

Natrium benzoat adalah zat adtif pada makanan asam serta minuman bersoda. FDA, badan keamanan obat dan pangan milik Amerika Serikat, telah menyatakan natrium benzoat aman untuk dkonsumsi.

Meski begitu, beberapa penelitian menunjukkan kombinasi natrium benzoat dan pewarna makanan buat dapat meningkatkan kecenderungan hiperaktivitas pada anak. Selain itu, natrium benzoat yang dkombinasikan dengan vitamin C juga dapat berubah menjad benzena, zat yang dapat meningkatkan risiko kanker.

Maka, ada baiknya teliti sebelum membeli. Hindari makanan dan minuman yang mengandung asam benzoat, natrium benzoat, benzena, atau benzoat yang dkombinasikan dengan vitamin C seperti asam sitrat atau asam askorbat.

7. Perasa buatan

Beberapa minuman dan makanan kemasan dengan embel-embel “rasa asli” kadang mendapatkan rasanya dengan bantuan perasa buatan.

Penelitian yang dlakukan pada hewan menemukan bukti bahwa perasa buatan ini memiliki beberapa efek negatif terhadap kesehatan jika dkonsumsi secara berlebihan.

Sebuah penelitian yang dkutip dari Healthline menyatakan bahwa produksi sel darah merah pada tikus berkurang setelah dberikan perasa buatan selama tujuh hari berturut-turut.

Selain itu, perasa buatan tertentu seperti coklat dan stroberi memiliki efek racun pada sel sumsum tulang. Sementara perasa anggur, plum, dan jeruk dapat menghambat pembelahan sel dan memiliki efek racun bagi sumsum tulang. Namun, masih dbutuhkan penelitian lebih lanjut untuk melihat efeknya pada manusia.

Maka, ada baiknya untuk membatasi konsumsi makanan dengan perasa buatan. Usahakan untuk membeli makanan atau minuman yang dracik menggunakan bahan-bahan alami untuk bisa menikmati rasa aslinya.

Kategori
Bahan kimia

5 Bahan Kimia dalam Produk Kosmetik Ini Berbahaya

waspada x bahan kimia dalam produk kosmetik ini berbahaya2 - 5 Bahan Kimia dalam Produk Kosmetik Ini Berbahaya

5 Bahan Kimia dalam Produk Kosmetik Ini Berbahaya  Jakarta – Semua orang pasti sudah memiliki produk perawatan kulit andalannya. Bagi sebagian orang, pencarian produk perawatan kulit bukan hal yang mudah, kadang mereka harus sabar untuk melakukan pengujian ke kulit untuk melihat apakah kandungannya benar-benar cocok untuk kulit atau tidak. Namun, pernahkah kamu mempertimbangkan kandungan bahan kimia di dalam produk perawatan kulitmu. Nah, berikut ini beberapa bahan kimia yang harus diwaspadai penggunaannya.

Formaldehida

http://doelgercenter.com/

Formaldehida merupakan gas yang terbentuk secara alami dan merupakan pengawet di beberapa produk rambut. Untuk versi cairnya, disebut etilen glikol dan formalin. Meskipun Amerika memiliki batas nasional untuk emisi formaldehida dari produk kayu komposit, tidak ada batasan untuk formula kecantikan yang mengandung formaldehida di AS. Cerdaslah dalam menggunakannya, karena mungkin kamu akan melihat unsur karsinogenik terdaftar sebagai etilen glikol.

Paraben

Pengawet yang efektif ini dapat ditemukan secara alami seperti di dalam blueberry dan wortel. Faktanya, paraben juga merupakan zat yang paling banyak dgunakan dalam kosmetik. Sebagian besar perusahaan menggunakan konsentrasi 0,3 persen atau kurang.Di Amerika sendiri, produk ini tidak dbatasi. Namun, produk ini diduga bisa menyebabkan kekhawatiran terkait dengan kanker payudara.

Sebuah stud di Harvard juga telah menghubungkan penumpukan paraben d dalam tubuh dengan kesuburan yang berkurang, itulah sebabnya propil paraben menjad sasaran para pecinta lingkungan. Namun, hingga kini FDA tidak memiliki bukti kuat yang menunjukkan bahwa paraben dalam kosmetik berdampak pada kesehatan manusia. Sebenarnya kamu tidak perlu terlalu khawatir tentang paraben. Caranya, kamu hanya perlu berhenti menggunakan produk apa pun jika membuat kulit teriritasi.

Petrolatum

http://doelgercenter.com/

Produk minyak bumi olahan ini adalah komposisi lipstik sehingga bisa melembabkan dan merupakan bahan utama dalam banyak lotion dan krim. Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat masih menyetujui penggunaannya sebagai pelindung kulit dan masih djual bebas. Untuk menghindari efek samping, belilah petroleum jellylip balm, dan krim wajah yang dbuat oleh merek-merek terkemuka. Hindari produk dkon atau berpotensi palsu yang dbuat oleh perusahaan yang tidak teruji kelayakannya.

Sodium Lauryl Sulfate (SLS)

Bahan ini dgunakan sebagai bahan pembusa dan pembersih dalam produk bilas, seperti sampo dan krim cukur. Kamu perlu mewaspadai penggunaannya karena zat ini dapat mengiritasi kulit. Meskipun belum ada pembatasan, tetapi konsumen ddesak untuk menggunakannya sesuai petunjuk. Hindari menggunakan produk yang mengandung SLS d mata. Hindari juga penggunaan produk khusus dewasa pada bayi dan anak-anak.

Triclosan

IDN POKER APK

Zat pengawet dan antibakteri ini bisa demukan dalam pasta gigi, obat kumur, deodoran, sabun badan, dan sampo. Belakangan FDA baru-baru ini melarang triclosan dan bahan-bahan antibakteri lainnya untuk dgunakan pada produk pencuci tangan atau sabun badan. Namun, dtemukan fakta bahwa manfaat triclosan dalam pasta gigi ternyata lebih tepat sehingga masih dapat dtemukan dalam produk mulut.

Triclosan yang dtambahkan ke pasta gigi terbukti membantu mencegah radang gusi. Sayangnya, penggunaan triclosan d area lain dapat memicu alergi dan dkaitkan dengan beberapa jenis kanker. Jika khawatir, pikirkan dua kali tentang membeli produk yang mengandung bahan ini.

Bahan Kimia dalam Produk Kosmetik Ini Berbahaya,Jika kamu masih ragu, bisa langsung chat dokter d Halodoc mengenai produk kesehatan yang sebaiknya kamu gunakan. Dokter d Halodoc akan siaga memberikan saran kesehatan yang tepat untuk kamu, kapan pun dan  mana pun.

Kategori
Bahan kimia

Mengobati Luka Bakar Akibat Kena Bahan Kimia

Mengobati Luka Bakar Akibat Kena Bahan Kimia Luka bakar tidak selalu terjadi akibat paparan panas, seperti sinar matahari, api, atau terkena knalpot kendaraan. Bahan kimia di sekitar Anda, seperti produk pemutih, pembersih toilet, pencair cat, dan produk sejenis lainnya juga dapat menimbulkan luka bakar, yang sering disebut luka bakar kimia.

Bahan-bahan kimia tersebut dapat menyebabkan luka bakar yang perlu ditangani dengan serius. Lantas, bagaimana penanganan luka bakar akibat bahan kimia yang perlu dilakukan?

Apa itu luka bakar kimiawi?

Luka bakar kimiawi adalah suatu kondisi yang terjadi ketika mata, hidung, mulut, atau kulit mengalami kerusakan akibat kontak dengan bahan kimia tertentu (iritan), seperti asam atau basa. Biasanya paparan ini akibat terkena zat secara langsung atau terkena uapnya.Luka bakar kimiawi juga dikenal sebagai luka bakar kaustik. Luka bakar akibat bahan kimia bisa menyebabkan reaksi tertentu pada kulit Anda. Jika produk iritan kimia tertelan maka dapat memengaruhi organ tubuh Anda.Umumnya, mereka yang berisiko tinggi terkena paparan zat kimia adalah bayi, orang lanjut usia (lansia), dan orang-orang disabilitas. Pasalnya, mereka tidak memiliki kemampuan dalam mengatasi paparan zat kimia dengan benar.Anda pun dapat berisiko tinggi mengalami luka bakar kimiawi akibat penggunaan zat kimia yang salah atau tidak didampingi oleh orang yang profesional.

Penyebab luka bakar kimiawi yang perlu diketahui

Paparan zat kimia dapat terjadi di mana saja, baik di rumah, di tempat kerja, di sekolah, di lingkungan yang terpapar bahan kimia, dan lainnya akibat kecelakaan atau mungkin pula karena penyerangan.Sebagian besar zat kimiawi yang dapat menimbulkan luka bakar adalah zat kimiawi yang bersifat asam atau basa. Misalnya, asam hydrochloric atau natrium hidroksida. Beberapa contoh produk yang dapat meninggalkan luka bakar kimiawi, antara lain:

  • Produk pemutih.
  • toilet.
  • Pem kolam renang.
  • Pember oven.
  • Pembersih logam.
  • Pencair cat.
  • Asam baterai mobil.
  • Amonia.

Produk lain yang Anda gunakan drumah dan dtempat kerja mungkin mengandung bahan kimia yang dapat menyebabkan luka bakar. Maka dari itu, simpanlah bahan kimia di tempat yang aman guna menghindari terjadnya hal-hal yang tidak dinginkan.

Apa saja tanda-tanda jika terkena luka bakar akibat bahan kimia?

Tanda-tanda luka bakar akibat bahan kimia tergantung pada tingkat keparahan luka bakar yang dalami. Luka bakar kimiawi yang merusak kulit dan tertelan tentu memiliki tanda-tanda yang berbeda.Secara umum, tanda-tanda luka bakar kimiawi yang merusak kulit dan mata adalah:

  • Kulit iritasi, kemerahan, atau terbakar.
  • Kulit menghitam atau melepuh.
  • Rasa nyeri dan mati rasa d area tubuh yang terkena.
  • Gangguan penglihatan ketika bahan kimia masuk ke dalam mata.

Jika tak sengaja menelan atau menghirup bahan kimia, berikut adalah tanda-tanda yang mungkin muncul:

  • Sesak napas.
  • Sakit kepala.
  • Pusing.
  • Batuk.
  • Kejang.
  • Otot berdenyut.
  • Detak jantung tidak beraturan.
  • Tekanan darah rendah.

Langkah penanganan luka bakar akibat bahan kimia

Penanganan luka bakar akibat bahan kimia harus segera dlakukan. Anda bisa segera menghubungi nomor rumah sakit atau nomor darurat guna mendapatkan layanan gawat darurat dengan segera.Namun, sambil menunggu tim meds datang, Anda dapat melakukan beberapa tindakan penanganan luka bakar kimiawi sebagai berikut:

  • Bilas bagian yang terkena luka bakar dengan air mengalir selama 10-20 menit. Jika bahan kimia bersentuhan dengan mata, bilas mata secara terus-menerus selama minimal 20 menit sebelum mencari penanganan darurat selanjutnya. Tidak perlu dgosok-gosok.
  • Lepaskan pakaian atau perhiasan yang terkena bahan kimia di tubuh secara perlahan. Guna menjaga kondsi luka agar tidak menyebar ke area tubuh lain, bungkus area yang terbakar menggunakan perban atau kain bersih.
  • Jika luka bakar kimiawi yang dalami tidak terlalu dalam, Anda dapat mengonsumsi obat pereda nyeri, seperti ibuprofen atau paracetamol (acetaminophen).
  • Jika luka bakar akibat bahan kimia cukup parah, tunggu petugas meds guna melakukan tindakan selanjutnya atau segera pergi ke unit gawat darurat terdekat.

Kapan harus mencari pertolongan medis ke rumah sakit?

Jika Anda atau orang terdekat Anda terkena luka bakar akibat bahan kimia yang tergolong parah atau serius, segera cari pertolongan meds ke rumah sakit atau unit gawat darurat terdekat.Beberapa tanda-tanda luka bakar akibat bahan kimia yang parah atau membutuhkan tindakan meds segera

  • Rasa nyeri yang muncul tidak dapat dkendalikan menggunakan obat pereda nyeri.
  • Mengalami syok, termasuk pusing, napas pendek, dan tekanan darah rendah.

Pilihan penanganan luka bakar akibat bahan kimia yang dilakukan dokter

Penanganan luka bakar akibat bahan kimia umumnya bervariasi pada setiap kasus. Hal ini tergantung pada tingkat keparahan jaringan yang rusak. Beberapa pilihan penanganan luka bakar kimiawi yang dlakukan oleh dokter, d antaranya:

  • Pembilasan menggunakan cairan infus
  • Penggunaan antibiotik
  • Obat antigatal
  • Debridemen, tindakan perawatan luka yang dilakukan dengan membersihkan atau membuang jaringan yang mati. Prosedur ini bisa dilakukan dengan cara bedah maupun non bedah.
  • Cangkok kulit, tindakan yang dilakukan dengan melekatkan kulit yang sehat dari bagian tubuh lain ke kulit yang terkena luka bakar

Jika luka bakar akibat bahan kimia cukup parah, maka tindakan medis yang perlu dilakukan adalah:

  • Penggantian kulit
  • Penyembuhan rasa nyeri
  • Bedah kosmetik
  • Terapi okupasi untuk membantu mengembalikan kemampuan gerak pada luka bakar yang cukup dalam
  • Konseling
  • Edukasi

Mengobati Luka Bakar Akibat Kena Bahan Kimia,Pertolongan pertama luka bakar akibat bahan kimia harus segera dlakukan. Namun, jika luka bakar akibat bahan kimia tergolong parah atau serius, sebaiknya segera cari pertolongan meds ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan luka bakar yang tepat.

Kategori
Bahan kimia news

Dokter Boyke: Efek Kebiri Kimia Bulu Rontok, Kulit Halus dan Jantung

Dokter Boyke: Efek Kebiri Kimia Bulu Rontok, Kulit Halus dan Jantung

Di lansir dari doelgercenter.com, Presiden Joko “Jokowi” Widodo telah meneken Peraturan Pemerintah No 70 Tahun 2020 tentang Kebiri Kimia, bagi pelaku kekerasan seksual pada anak.

Seksolog dr Boyke Dian Nugraha menjelaskan bahwa ada dampak yang bisa di timbulkan akibat suntik kebiri kimia.

1. Efek samping kebiri kimia menjadi seperti perempuan

Di kutip dari IDN Poker APK, menurut beliau kebiri kimia adalah penurunan hormon testosteron bagi laki-laki. Beliau mengatakan bahwa ada dua macam kebiri. Yaitu kebiri kimiawi dan operasi. Yang di terapkan pemerintah merupakan kebiri kimiawi, di mana di lakukan penyuntikan zat anti-androgen. Biasanya yang di suntikan hormon perempuan, yaitu medroxyprogesterone acetate atau bisa dengan suntikan-suntikan seperti progestin.

Ketika zat tersebut masuk ke dalam darah, kata dia, efeknya akan mengurangi gairah seks bagi laki-laki. Namun, efek samping secara umum adalah mengalami karakter seperti perempuan.

“Sepertinya bulu-bulunya rontok, bulu kaki tanganya rontok, janggutnya rontok, di susul dengan kulit menjadi halus, dan terjadi ginekomastia,” kata beliau, Rabu (6/21/2021).

Lanjut beliau menjelaskan bahwa, ginekomastia adalah kondisi di mana payudara laki-laki tumbuh besar. Efek samping tersebut berlanjut menyerang dan melemahkan organ tubuh vital lainnya.

“Yang bisa terjadi adalah osteoporosis, badan, pompa darah yang melemah sehingga bisa menimbulkan serangan jantung. Kemudian, adanya penurunan insulin dan menderita diabetes, terjadi pula aterosklerosis, sehingga bisa meninggal,” jelasnya.

Tidak hanya berdampak pada fisik seorang laki-laki yang mulai berbicara, tetapi efek dari kebiri kimiawi juga memengaruhi mental seseorang.

“Dampak psikologis yang berefek adalah perubahan dari laki-laki yang laki-laki dan tidak ada kemauan karena agresifnya berkurang. Suaranya pun seperti perempuan. Memikirkan perubahan yang terjadi pada dirinya bisa berakibat pada depresi, sehingga keputusan untuk bunuh diri,” ujar beliau.

2. Korban bisa jadi predator seks juga

Untuk memutus mata rantai predator seks tentu harus melakukan penanganan serius. Menurut Boyke, korban juga perlu mendapat perawatan yang serius agar tidak tumbuh menjadi predator seks di kemudian hari.

Dia mengatakan hampir 70 persen korban kekerasan seksual akan menjadi pelaku di kemudian hari, jika tidak mendapatkan pengobatan serius. “Jika tidak di perlakukan, korban seks akan menjadi korban tetap tinggi, karena itu tidak akan berlaku, selama dia pernah menjadi korban,” kata Boyke.

Dia menyarankan agar pelaku dan korban di lakukan pemeriksaan psikiater. “Kalau saya sebaiknya mereka terapi secara psikiater, kalau sekarang dengan penyuntikan hormon wanita, suatu saat bisa kembali, sehingga penyuntikan harus di lakukan berkala dengan dosis tertentu sehingga dampak dari kebiri kimia bisa maksimal,” kata dia.

Kategori
Bahan kimia

Belajar Kimia yuk Ini 7 Simbol Bahan Kimia dan Artinya

Belajar Kimia yuk Ini 7 Simbol Bahan Kimia dan Artinya

Belajar Kimia yuk Ini 7 Simbol Bahan Kimia dan Artinya – bahan kimia adalah suatu bentuk materi yang memiliki komposisi kimia dan sifat karakteristik konstan. Ia tidak dapat di npisahkan menjadi komponen dengan metode pemisahan fisika, yaitu tanpa memutus ikatan kimia

Laman berita BBC memberitakan bahwa Naga77 Login ledakan dahsyat yang terjadi di Kota Beirut, Lebanon, pada Selasa (4/8/2020) telah menewaskan sedikitnya 135 korban jiwa dan 4.000 orang luka-luka. Otoritas Lebanon menyatakan bahwa ledakan tersebut di sebabkan oleh 2.750 ton zat kimia amonium nitrat yang kemungkinan disimpan secara tidak aman di sebuah gudang penyimpanan.

Amonium nitrat sendiri merupakan zat kimia yang biasanya berupa kristal putih padat yang dapat dengan mudah larut secara alami. Selain digunakan untuk pupuk kimia, zat kimia ini juga dapat digunakan sebagai bahan bakar minyak dan bahan peledak yang di gunakan untuk keperluan pertambangan dan industri

1. Mudah meledak (explosive)

zz cover 19a05f37f1fb9f690920ef84ad3b3590 - Belajar Kimia yuk Ini 7 Simbol Bahan Kimia dan Artinya

Simbol kimia seperti gambar di atas merupakan simbol kimia yang artinya bahan mudah meledak. Bisa juga maksudnya sebagai zat kimia yang dapat memicu ledakan. Ledakan yang di hasilkan mungkin bisa di sebabkan oleh banyak sebab, misalnya guncangan, suhu, benturan, percikan api, dan sebab lain seperti reaksi kimia.

Menurut laman sains Britannica, setidaknya ada dua jenis zat kimia yang mudah meledak. Kedua jenis tersebut adalah bahan peledak (zat kimia yang memang di gunakan untuk meledakkan) dan bahan peledak rendah (zat kimia yang bisa meledak akibat penyebab tertentu).

Contoh zat-zat kimia yang sangat mudah meledak adalah zat kimia termasuk di dalamnya nuklir, TNT (Trinitrotoluena), bubuk mesiu, aziroazide azide, amonium nitrat, nitroselulosa, dan bahan-bahan kimiawi lainnya yang memang di gunakan untuk keperluan peledakan. Bahan kimia jenis ini harus di perlakukan dengan sangat hati-hati. Salah sedikit saja, dampaknya bisa sangat fatal.

2. Mudah terbakar (flammable)

zz 2 4cc2ca5a1459084bb6feba7bfe0f0582 - Belajar Kimia yuk Ini 7 Simbol Bahan Kimia dan Artinya

Ada juga zat kimia yang mudah terbakar. Biasanya, zat kimiawi macam ini dapat terbakar akibat beberapa penyebab yang bahkan di anggap sepele. Laman sains NCBI mencatat beberapa jenis zat kimia mudah terbakar, di antaranya acetonebutanol, etanol, alkohol, metanol, propanol.

Harus di perhatikan bahwa dari sekian banyak zat kimia yang mudah terbakar, beberapa di antaranya juga dapat menyebabkan ledakan. Karena biasanya berwujud cairan, zat kimia mudah terbakar tersebut harus berada dalam wadah yang aman dan tidak mudah terkontaminasi dengan panas atau api.

3. Mudah teroksidasi (oxidizing)

z 3 oks 3a63ae58f7cab9fe325d1dcead80abfb - Belajar Kimia yuk Ini 7 Simbol Bahan Kimia dan Artinya

Jika kamu melihat gambar seperti di atas. Artinya zat kimia yang mudah teroksidasi atau mudah menguap dan dapat menimbulkan ledakan. Oksidasi dapat terjadi akibat reaksi kimia yang terjadi pada saat zat kimia bersinggungan langsung dengan udara, panas, percikan api, dan senyawa kimiawi lainnya.

Seperti di catat dalam laman Brandeis University, beberapa zat kimia yang mudah teroksidasi. Di antaranya hidrogen peroksida, kalium perklorat, sodium perklorat. Tempatkan bahan-bahan kimia tersebut di tempat yang aman dan terhindar dari suhu panas.